Lombok Tengah Breaking Featured

Judo Porprov XII NTB: Panggung Penjaringan Bakat di Lombok Tengah, Pondasi Kokoh Menuju PON 2028

Share berita ini
Judo Porprov XII NTB: Panggung Penjaringan Bakat di Lombok Tengah, Pondasi Kokoh Menuju PON 2028
Judo Porprov XII NTB: Panggung Penjaringan Bakat di Lombok Tengah, Pondasi Kokoh Menuju PON 2028
LOMBOK TENGAH – Gelaran cabang olahraga judo Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII NTB 2026 secara resmi dibuka dengan suasana penuh semangat di...

LOMBOK TENGAH – Gelaran cabang olahraga judo Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII NTB 2026 secara resmi dibuka dengan suasana penuh semangat di Auditorium Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Regional NTB, Kabupaten Lombok Tengah, Rabu (15 Juli 2026). Ajang yang berlangsung selama lima hari, mulai 14 hingga 18 Juli ini, bukan sekadar ajang rebutan medali antarwilayah, melainkan titik tolak krusial persiapan tuan rumah menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII NTB-NTT 2028.

 

Sebanyak 45 atlet judo dari seluruh kabupaten dan kota di Nusa Tenggara Barat turun ke arena untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Komposisi peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi: Lombok Tengah mengirimkan kontingen terbesar dengan 10 judoka, disusul Kota Bima 8 atlet, Kabupaten Bima 6 atlet, Dompu 4 atlet, serta masing-masing 5 atlet dari Lombok Barat dan Kota Mataram. Sementara itu, Sumbawa Barat, Lombok Timur, dan Lombok Utara masing-masing menurunkan 2 atlet, dan Kabupaten Sumbawa mengirimkan 1 perwakilan.

 

Upacara pembukaan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi NTB dan Kabupaten Lombok Tengah, kepala dinas terkait, serta para camat se-wilayah Lombok Tengah.

 

Dalam sambutannya, Bupati Lombok Tengah sekaligus Ketua Umum Pengurus Daerah Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) NTB, H. Lalu Pathul Bahri, S.IP., M.AP., menegaskan bahwa kemajuan judo di daerah memerlukan sinergi tak terputus antara atlet, pelatih, pengurus, dan dukungan masyarakat.

 

"Kita tidak bisa berjalan sendiri. Keberhasilan di atas matras dimulai dari kerja sama yang baik di luar sana. Target kita bukan hanya tampil meyakinkan di Porprov, atau meraih hasil membanggakan di PON 2028 nanti – atlet kita harus siap bersaing di panggung internasional dan mengharumkan nama NTB di kancah dunia," ujar Pathul dengan nada optimis.

 

Ajang ini, lanjutnya, menjadi sarana evaluasi sekaligus pemetaan potensi nyata kekuatan atlet judo daerah. Mengingat status NTB sebagai salah satu tuan rumah PON 2028, setiap penampilan di Porprov menjadi bahan pertimbangan utama pembinaan jangka panjang.

 

Sementara itu, mewakili Gubernur NTB, Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi NTB Dr. H. Fathul Gani, M.Si., mengajak seluruh peserta untuk menjadikan pertandingan ini sebagai ajang persaudaraan sekaligus penguatan karakter.

 

"Jaga kesehatan, jaga semangat, dan yang paling utama junjung tinggi sportivitas. Biarkan keringat dan keahlian kalian berbicara di atas matras, tanpa melupakan bahwa kita satu tujuan: melahirkan generasi atlet NTB yang tangguh, berakhlak, dan mampu membawa daerah ke puncak prestasi," pesannya.

 

Selama lima hari ke depan, para atlet akan beradu teknik dan ketahanan. Mereka yang tampil menonjol berpeluang besar masuk ke dalam daftar pembinaan pusat, menjadi tulang punggung tim judo NTB saat menghadapi ajang olahraga terbesar se-Indonesia dua tahun mendatang.

 

Reporter Ali bin ahmad