Warga Desa Masjuring Tolak Lokasi Koperasi Merah Putih: "Harus di Wilayah Desa Bonder, Bukan di Sini"
LOMBOK TENGAH, Media TangkapUpdate24 my.id 3 Agustus 2026 – Polemik memanas terkait rencana pendirian Koperasi Desa Merah Putih di wilayah Desa Persiapan Masjuring, Kecamatan Praya Barat. Sebagian besar warga secara tegas menolak pembangunan tersebut di lokasi yang disiapkan, dengan alasan status administrasi yang belum jelas dan alokasi lahan yang keliru.
Lalu Paozan, S.H. yang kerap disapa Gede Ocan selaku perwakilan masyarakat Desa Masjuring menegaskan, rencana pembangunan kantor koperasi di lahan yang dulunya direncanakan sebagai kantor persiapan desa adalah langkah yang keliru.
"Kami menolak keras. Kepala Desa Bonder telah salah mengalokasikan lokasi koperasi tersebut. Jika dibangun di titik itu, maka secara administrasi justru masuk wilayah Desa Bonder, bukan Desa Persiapan Masjuring," ujar Paozan kepada awak media, Senin (3/8).
Ia menjelaskan, lahan yang dimaksud sejatinya dipersiapkan sebagai kantor sementara sebelum Desa Masjuring resmi ditetapkan menjadi desa definitif. Nantinya, setelah proses penetapan selesai, barulah lahan tersebut dimanfaatkan. Namun jika diubah menjadi kantor Koperasi Merah Putih, hal itu justru akan merugikan hak desa yang baru tumbuh ini.
"Seharusnya Koperasi Merah Putih untuk wilayah Desa Bonder dibangun di sana. Kami dari Desa Masjuring akan membangun koperasi sendiri nanti, setelah status desa kami resmi ditetapkan," tegasnya.
Menanggapi penolakan ini, Kepala Desa Bonder, Selamet Riadi alias Rebe, menyampaikan sikapnya melalui unggahan di media sosial Facebook. Ia berkomitmen untuk tidak memaksakan kehendak sendiri dan akan mengedepankan musyawarah mufakat.
"Saya berencana mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari BPD, lembaga desa, pihak berwenang, hingga seluruh elemen masyarakat, untuk bersama-sama bermusyawarah menentukan lokasi dan pengembangan Koperasi Desa serta Kantor Desa Persiapan Masjuring," tulis Rebe.
Kepala Desa berharap keputusan akhir lahir dari kesepakatan bersama, mengutamakan kepentingan masyarakat, prinsip keterbukaan, serta semangat gotong royong demi kemajuan Desa Masjuring ke depannya.
Saat ini kedua pihak masih menanti pelaksanaan rapat musyawarah yang dijanjikan, guna mencari jalan tengah yang adil bagi kedua belah pihak.
Reporter ; Ali bin ahmad